10 Daerah yang Terkenal dengan Pembuatan Kain Batik

Batik Indonesia saat ini mulai dikenal di mancanegara. Batik sendiri merupakan seni gambar diatas kain dengan motif tertentu dimana keterampilan tangan sangat dibutuhkan

2017-11-1415825.0 / 1

Perkiraan artikel ini membutuhkan Menit dengan membaca Kata.

Batik Indonesia saat ini mulai dikenal di mancanegara. Batik sendiri merupakan seni gambar diatas kain dengan motif tertentu dimana keterampilan tangan sangat dibutuhkan dalam proses pembuatannya. Batik adalah satu bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang ada sejak dulu. Lalu daerah apa saja yang terkenal sebagai pembuat batik di Indonesia?

Kata batik berasal dari bahasa Jawa akan tetapi bukan berarti batik hanya diproduksi di Jawa. Beberapa daerah di Indonesia juga dikenal sebagai produsen batik. Masing-masing daerah memiliki ciri khas dari segi motifnya.

Berikut ini merupakan 10 daerah yang terkenal dengan pembuatan batiknya.

1. Bengkulu

Motif kain Batik bengkulu
(sumber gambar: https://indonesiabatikcorner.wordpress.com/2010/01/30/stamped-batik-bengkulu-flower-pattern-ready-stock/)

Istilah batik dari bengkulu disebut besurek karena motif batik ini mirip kaligrafi arab dan juga beberapa potongan ayat suci Al Qur’an. Selain itu, batik dari bengkulu juga mempunyai motif lain yakni bunga raflesia, burung, rembulan dan lain-lain

Ciri tertentu dari kain batik Bengkulu yakni dari penyesuaian motifnya lebih menonjol ke arah huruf arab (kaligrafi) dan bunga Raflesia Arnoldi, inilah yang dinamakan "Batik Besurek" yang menujukan bersurat atau bermotif tulisan atau kain bertulis. Menurut asal-usulnya kain Bengkulu ini merupakan campuran dari moif kaligrafi daerah Jambi dan Cirebon yang setelah itu beradaptasi menjadi kain khas Bengkulu.

Terdapat berbagai motif dari kain besurek salah satunya yang cuma bertuliskan huruf arab saja dan kain ini khusus digunakan untuk hal tertentu dan tidak boleh dipergunakan sembarangan seperti upacara adat. Akan tetapi untuk batik modern pada umumnya kaligrafinya tidak memiliki makna/arti. Ada pula yang mengambarkan burung walet karena di Bengkulu Selatan merupakan salah satu sentra produksi walet. Motif batik Bengkulu pula dipadukan dengan ornamen lainnya antara lain motif Relung Paku (meliuk-liuk seperti tanaman Relung Pakayang bisa di temukan di Bengkulu),  motif Burung Kuau (Burung yang disusun dari rangkaian huruf kaligrafi), dan lain sebagainya.

Sumber referensi : http://bengkulubumiraflesia.blogspot.co.id/2014/02/batik-bengkulu-batik-besurek.html
 

2. Palembang

Motif kain Batik Palembang
(sumber gambar: https://www.pinterest.com/pin/448882287830728767/)

Batik yang berasal dari Palembang memiliki ciri motifnya yang halus serta warna yang tajam. Batik ini kebanyakan dipengaruhi oleh kebudayaan Jawa. Motif batik ini terdiri dari kembang jepri, lasem, sisik ikan dan lain sebagainya.

Kain Batik Khas Palembang ini mempunyai keunggulan yang tidak kalah menarik terhadap batik lainnya. Palembang mempunyai motif yang menuruti syariat Islam yaitu tidak mempergunakan gambar Manusia dan Binatang. Motif kain batik Palembang adalah motif lasem dan motif bunga yang dihiasi dengan dipenuhi gambar bunga teh segar sedangkan motif lasem dihiasi garis simetris dan berbagai simbol tanaman. Contoh motif batik Palembang yang lain adalah sisik ikan, kembang jepri, motif songket kerak mutung jukung, kembang bakung sembagi, motif jumputan gribik encim, dan lain-lain.

sumber referensi: http://www.palembang-tourism.com/berita-426-batik-palembang-.html
 

3. Indramayu

Motif kain Batik Indramayu
(sumber gambar : http://www.bloggermangga.com/2015/03/50-motif-batik-indramayu-yang-sudah.html)

Indramayu adalah sebuah kota yang terletak di daerah pesisir pulau Jawa sehingga motif kain batik yang dihasilkan oleh para seniman batik dimasukan ke dalam kategori batik pesisir. Motif batik pesisir pada dasarnya banyak ditemui yang dibuat oleh masyarakat Cirebon, Pekalongan dan Madura. Motif batik yang dijadikan oleh masyarakat Indramayu mempunyai ciri yang menjadikanya berbeda dengan model motif batik lainnya. Corak dan juga pola batik yang ada pada permukaan kain batik daerah ini tidak dapat ditemui di daerah lain meskipun secara garis besar mempunyai persamaan dalam hal ragam hias dengan motif batik daerah lainnya. Tetapi untuk masalah gaya dalam motif dan juga warna pada motif batik mereka mempunyai ciri khusus tersendiri yang menjadikanya berbeda.

Batik dari Indramayu disebut batik dermayon atau dikenal dengan batik paoman. Motif batik tulis dari Indramayu ini antara lain kembang gunda, kapal kandas dan ombak laut.

sumber referensi: http://batik.or.id/ciri-khas-motif-batik-indramayu/
 

4. Bali

Motif kain Batik Bali

Motif batik dari bali termasuk unik dibanding motif batik lainnya. Hal ini dikarenakan motifnya gabungan antara ornamen khas Bali dengan China seperti naga, burung bangau dan kura-kura.

Batik Bali banyak terinspirasi dari keindahan alam dan budaya yang mempesona. Banyak juga motif batik bali yang terinspirasi dari design lokal, yang disukai oleh orang Bali maupun wisatawan domestik. Obyek dari alam bali seperti bunga kamboja, dan bunga kembang sepatu sering menjadi motif batik bali.

Macam-macam motif kain batik antara lain Motif Batik Bali Buketan, Motif Batik Bali Jagatan Pisang dan lainya. Anda dapat menemukan Pengrajin Batik Bali berada di Kabupaten Gianyar. Lokasinya kurang lebih dapat ditempuh selama 40 menit apabila dari Bandara Internasional Bali, Ngurah Rai. Dan hanya menghabiskan waktu 20 menit apabila ditempuh dari Denpasar kota.

sumber referensi & gambar: http://www.batikbumi.net/2017/02/batik-bali.html

5. Madura

Model Batik Madura
(sumber: http://batikku.info/ciri-khas-batik-madura-asli/)

Pada sejarahnya, batik Madura tumbuh pada masa abad ke-16 hingga abad ke-17 masehi. Sewaktu terjadi peperangan di Pamekasan Madura antara Raden Azhar (Kiai Penghulu Bagandan) melawan Ke’ Lesap (putera Madura keturunan Cakraningrat I) tersebar kabar bahwa Raden Azhar mengenakan pakaian kebesarannya memakai model baju batik motif parang atau motif batik leres dalam sebutan bahasa madura. Dalam sejarah menyatakan bahwa Raden Azhar adalah seorang ulama dan juga sebagai penasihat spriritual Adipati Pamekasan yaitu Raden Ismail (Adipati Arya Adikara IV).

Motif batik sangat beragam antara lain motif daun, bunga, serat kayu dan tanjung bumi. Diantara sekian banyak motif, yang paling terkenal adalah batik gentongan karena motifnya rumit dan detail

sumber referensi: http://batik-tulis.com/blog/batik-madura/
 

6. Minahasa

Motif batik minahasa
(sumber gambar: http://jokowarino.id/batik-minahasa-mencuri-perhatian-remaja-putri/)

Batik minahasa adalah motif kain batik yang mempergunakan motif tradisional atau ragam hias dari tanah adat Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia. Dimana kain yang diproses dengan cara membatik, yaitu membentuk motif dengan dilakukan perintang warna memakai lilin atau malam. Pada proses batik ini, lalu diangkatlah motif-motif ragam hias bangsa Minahasa.

Kain Motif batik Minahasa sebuah kain yang diproses bersama pembatikan manual (bukan print) yang motif kainnya bercirikan ragam hias nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat Minahasa.

Batik dari Minahasa terkenal kental dengan adat dan tradisi yang ada di Minahasa. Motifnya beragam yang terbagi menjadi beberapa subetnis yakni tolour, borgo babontehu dan tonsea.
sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Batik_minahasa

7. Cirebon

Motif kain batik cirebon
(sumber gambar: http://www.batiklopedia.com/ada-batik-cirebon-surabaya/)

Batik Cirebon adalah merupakan ragam batik khas Cirebon yang mana salah satu dari empat sentra industri batik di Jawa Barat yang masih terdapat hingga sekarang. Tiga sentra industri batik lainnya adalah Tasikmalaya, Garut, dan Indramayu. Walaupun demikian, Cirebon adalah sentra batik tertua yang memberi pengaruh terhadap ragam pola batik di sentra-sentra industri batik lain di Jawa Barat.

Batik ini banyak dipengaruhi oleh kebudayaan China karena banyak etnis China yang menetap di Cirebon. Motifnya beragam dari bentuk hewan seperti singa, gajah dan naga. Sebutan untuk batik Cirebon ini adalah Kencana Ungu

Motif batik Cirebon yang paling terkenal dan menjadi ikon Cirebon adalah motif Megamendung. Motif ini melambangkan awan pembawa hujan sebagai lambang kesuburan dan pemberi kehidupan. Sejarah motif ini berkaitan dengan sejarah kedatangan bangsa Cina di Cirebon, yaitu Sunan Gunung Jati yang menikah dengan wanita Tionghoa bernama Ong Tie. Motif ini memiliki gradasi warna yang sangat bagus dengan proses pewarnaan yang dilakukan sebanyak lebih dari tiga kali. Ornamen Batik Cirebon dapat digolongkan menjadi lima jenis, yaitu Wadasan, Geometris, Pangkaan, Byur, dan Semarangan.
sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Batik_Cirebon

8. Pekalongan

batik pekalongan

Kota pekalongan mempunyai julukan yaitu kota batik pekalongan, hingga menjadi kota tersebut masuk kedalam kota kreatif oleh UNESCO dalam kategori crafts & folk art pada akhir tahun 2014 serta memiliki city branding yaitu World’s city of Batik.

Kota yang terkenal dengan kota pengrajin batik ini motifnya cenderung berwarna cerah dan bertemakan alam. Banyak sanggar dan pabrik pembuatan batik yang tersebar di setiap sudut Pekalongan.

Batik pekalongan memiliki beberapa ciri, diantaranya Motif batik Pekalonan klasik adalah motif semen, Motif asli pekalongan adalah motif Jlamprang, Warna soga kain batik berasal dari tumbuhan, dan ciri lainya.
sumber referensi & gambar: http://batik-tulis.com/blog/batik-pekalongan/

9. Solo

motif Batik Solo

Batik dari Solo dominan bertemakan pemandangan alam seperti burung dan bunga. Tiap motif dari batik Solo memiliki simbol dan makna tersendiri. Batik Solo memiliki ciri khusus, baik dalam proses cap maupun tulisnya. Pewarna digunakan untuk membatik memakai bahan alam, yaitu soga. Motif batik solo sidoluruh dan motif batik solo sidomukti  merupakan contoh pola batik tulis Solo yang terkenal.

sumber referensi & gambar : http://batik-tulis.com/blog/batik-solo/

10. Yogyakarta

Batik yogyakarta atau Batik Jogja

Kota yang terkenal sebagai jantung budaya batik ini kebanyakan bercorak warna natural seperti putih, krem dan coklat. Motif yang terkenal adalah grompol.

Batik yogyakarta atau Batik Jogja menunjukkan bagian dari budaya Jawa. Setiap motif batik tulis jogja tersebut ada di setiap daerah, mempunyai bentuk serta artinya sendiri. Motif dan bentuk itu mencerminkan filosofi hidup masyarakat. Batik Yogyakarta mempunyai keanekaragaman tersendiri. Batik tradisional di daerah sekitar keraton Yogyakarta memiliki ciri khas dalam tampilan warna dasar putih yang menonjol bersih. Pola geometri keraton Yogyakarta sangat khas, besar, dan sebagian di antaranya diperkaya dengan parang dan nitik.

Motif kain batik Yogyakarta diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Motif Ceplok,
  • Grompol,
  • Motif Kawung,
  • Motif Parang,
  • Motif Lereng,
  • Motif Nitik,
  • Truntum,
  • Motif Semen,
  • Motif Gurda (Garuda), dan
  • Motif Isen.

sumber referensi & gambar: http://batik-tulis.com/blog/batik-yogyakarta/

Demikian beberapa kota penghasil batik yang ada di Indonesia. Cintailah kebudayaan Indonesia dengan menggunakan produk lokal.

Batik, kerajinan

Punya Masalah

Silahkan tuangkan masalah ada disini

Buat Diskusi Forum Komentar dibawah
Back to Top