Apa perbedaan Reseller dan Dropship?

kita bahas apa itu Dropship dan Reseller ? Dan apa perbedaan dari Dropship dan Reseller tersebut. Sistem Dropship dan Sistem Reseller adalah

2017-11-172330.0 / 0

Apa perbedaan Reseller dan Dropship?

Penanya: sicklon
Tanggal Post: 2017-11-17, Fr 14.52.35
Dropship, sistem, Reseller

Pertanyaan:

Apa perbedaan Reseller dan Dropship? apakah sama saja?

Jawaban:

Bisnis online merupakan jenis bisnis yang saat ini sedang diminati oleh banyak pengusaha. Untuk mendukung ide-ide kreatif dalam berbisnis di dunia online shop, berbagai macam sistem pun diciptakan. Slah satu jenis sistem yang saat ini berlaku adalah sistem dropship dan reseller. Kedua sistem ini adalah jenis sistem yang sangat mudah untuk dijalankan oleh para pengusaha atau bahkan untuk pemula.

Terkadang kita yang baru mengenal dunia online shop masih bingung dalam mengartikan kedua istilah sistem tersebt, padahal kedua istilah sistem itu jika diartikan hanya berbeda sedikit saja. Intinya sama-sama menjual kembali barang yang didapatkan dari supplier/distributor kepada konsumen. Untuk lebih jelasnya berikut ini akan kita bahas apa itu Dropship dan Reseller ? Dan apa perbedaan dari Dropship dan Reseller tersebut.

Sistem Dropship

Sistem dropship adalah merupakan salah satu sistem jual beli online dimana untuk menjalankan bisnis online dengan sistem ini anda tidak memerlukan modal sepeserpun. Hal tersebut dikarenakan dengan menjalankan sistem ini, pelaku atau yang disebut sebagai dropshipper tidak menyediakan barang. Tugas pelaku hanya menawarkan informasi produk berupa foto atau yang lainnya kepada konsumen. Apabila konsumen tertarik untuk membeli, barang akan dikirim langsung dari pihak supplier/distributor.

Lalu bagaimana dropshiper mendapatkan keuntungan ? Walaupun tidak menyediakan stok barang, namun konsumen yang membeli produk terlebih dahulu akan membayar kepada dropshiper yang tentunya harga sudah ditambahkan untuk keuntunga, karena konsumen tidak mengetahui informasi mengenai suppliernya. Dan kemudian pembayaran akan dilanjutkan kepada supplier yang memiliki produk dengan harga yang sudah disepakati oleh supplier dan dropshiper.

Dengan menggunakan sistem dropship maka anda tidak perlu menyediakan tempat untuk stok barang yang akan anda jual. Bahkan anda juga tidak perlu mengirim barang yang anda jual kepada pembeli, sebab hal tersebt telah dilakukan oleh supplier. Peran dari dropshiper hanyalah sebagai sales atau marketer, namun tetap akan mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan.

Sistem Reseller

Sistem yang satu ini sedikit berbeda dengan sistem dropship, karena reseller menyediakan stok barang yang akan dijual terlebih dahulu untuk kemudian dijual kembali kepada konsumen. Stok barang didapatkan dari produsen sebuah produk, pihak reseller akan membeli dengan jumlah banyak (grosir) untuk mendapatkan harga yang murah.

Sistem ini lebih sederhana terbilang lebih sederhana dijalankan hanya saja diperlukan sejumah modal, namun keuntungan biasanya bisa lebih banyak didapatkan jika dibandingkan dengan menjalankan sistem dropship, karena barang didapatkan dari produsen dengan harga yang lebih murah.

Maka dari itu dalam menjalankan bisnis online dengan sistem reseller ini, selain bisa menjual produk langsung kepada konsumen, juga bisa berpeluang merekrut para dropshiper yang akan membantu promosi sehingga mampu meningkatkan pemasaran, sehingga penjualan produk pun bisa lebih besar.

Masalah Teratasi!!

Punya masalah sama tapi belum teratasi? Silahkan:

Back to Top